Konsumen Cerdas Indonesia Harus Lebih Selektif

Konsumen Cerdas Indonesia Harus Lebih Selektif - DI hari yang cerah ini saya membuat artikel yang sangat bagus tentu saja artikel ini masih berkaitan dengan postingan sebelumnya yang berjudul Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. nah disini saya coba berbagi informasi agar seluruh konsumen indonesia lebih selektif dalam memilih produk.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengimbau agar seluruh konsumen cerdas Indonesia lebih selektif dalam memilih produk-produk dari luar negeri. "Saat ini banyak produk asing berkualitas buruk yang menyerbu Indonesia. Oleh karena itu, kami mengimbau agar konsumen lebih selektif dalam memilih produk impor," kata Bayu Krisnamurthi dalam acara pencanangan Hari Konsumen Nasional (HKN) yang jatuh pada 20 April di Jakarta, Jumat.

Bayu juga mengatakan sekarang sudah saatnya konsumen cerdas Indonesia tidak lagi menjadi objek yang selalu dirugikan dalam pasar produk impor. "Kita harus berani untuk mengatakan `tidak` terhadap produsen-produsen yang menghasilkan barang-barang impor berkualitas buruk," kata Bayu.

Disamping itu, lanjut Bayu, konsumen juga diimbau untuk selalu waspada terhadap penawaran barang murah yang beredar di pasar, karena tidak jarang barang-barang tersebut malah justru merugikan konsumen.
"Seperti produk-produk kosmetik, obat-obatan, peralatan rumah tangga, mainan dan sebagainya. Meskipun semua itu merupakan barang impor, kualitasnya tidak bisa dijamin tetap bagus," kata Bayu.

Menurut Bayu, pemahaman akan pentingnya paham perlindungan konsumen harus didukung oleh para produsen, sehingga konsumen tidak banyak dikecewakan atau dirugikan, terlebih dalam menghadapi tantangan di era global saat ini. "Jika konsumen diimbau untuk berhati-hati dalam memilih suatu produk, maka baik dari pihak produsen, pedagang, maupun pengecer pun juga harus bisa memahami hak-hak konsumen," kata Bayu.

Bayu menambahkan, pemerintah tentu saja akan melakukan upaya-upaya penegakan hukum terhadap para produsen produk impor yang berkualitas tidak bagus. "Akan tetapi, harus diingat bahwa perlindungan mandiri oleh konsumen merupakan bentuk perlindungan yang paling efektif untuk dilakukan sampai sejauh ini," kata Bayu.

Oleh karena itu, sambung Bayu, diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mencerdaskan konsumen, sehingga mereka mengerti akan hak, kewajiban serta tanggung jawabnya masing-masing.
 
Posted by: Ray Chatdisini
Super Chatdisini Updated at: 07.04

0 komentar:

Posting Komentar